Jogja Istimewa 2023 bagi Mahasiswa FTI dan FBE


KPBB UAJY kembali mengadakan kegiatan Jogja Istimewa pada hari Sabtu, 11 November 2023 lalu. Kegiatan ini sama seperti Jogja Istimewa yang diadakan pada tanggal 14 Oktober 2023 lalu. Hanya saja, Jogja Istimewa kali ini diperuntukkan bagi mahasiswa FTI dan FBE. 

Sama seperti Jogja Istimewa sebelumnya, tujuan dari kegiatan ini antara lain untuk mengenalkan budaya dan unggah ungguh Yogyakarta kepada mahasiswa baru angkatan 2023. Para peserta dibagi ke 5 lokasi yang berbeda, yaitu Among Beksa, Kesatriyan, Kampus I UAJY, Pangurakan, dan Kamandungan. 

Para peserta berkumpul bersama dengan dosen dan asisten pendamping di tempat yang sudah ditentukan berdasarkan kelompok kelas masing – masing. Mereka yang berkesempatan untuk belajar Joged Mataram berkegiatan di Among Beksa. Di lokasi lain, ada yang berkegiatan di Pangurakan untuk mempelajari Karawitan dan Pedalangan. 

Mereka yang berkegiatan di area Kraton Yogyakarta dibagi menjadi beberapa kelas dalam beberapa lokasi yang berbeda. Lokasi yang berada di area Kraton antara lain Kamandungan, Kesatriyan, dan Keben. 

Kegiatan yang dilaksanakan di Kamandungan antara lain Keprajuritan, Paseran, Tulup, Jemparingan, dan Bangunan. Mereka yang berkesempatan untuk mempelajari Vegetasi berkegiatan di area Keben, sedangkan di area Kesatriyan sendiri kegiatan dibagi menjadi 2 bagian yang berbeda. 

Para peserta yang berkesempatan untuk berkegiatan di Kesatriyan diajak untuk belajar Lebdaswara. Di Gadri yang merupakan bagian dari Kesatriyan, para peserta mempelajari Tata Busana, Basa, Subasita. 

Selain di wilayah Kraton Yogyakarta dan sekitarnya, Jogja Istimewa gelombang 2 ini juga diadakan di Kampus I UAJY pada waktu yang bersamaan. Mereka yang berkegiatan di Kampus I UAJY mendapatkan bagian untuk mempelajari Tata Busana, Macapatan, dan Aksara Jawa. 

Pada pukul 08.00, seluruh peserta Jogja Istimewa memulai kegiatan dari lokasi masing – masing. Kegiatan dibuka dengan perkenalan dari narasumber sebelum masuk ke sesi pemaparan materi. 

Sesi pertama dari kegiatan adalah pemaparan materi sesuai dengan pembelajaran yang dilakukan di kelas masing – masing. Kemudian, para peserta berkesempatan untuk mempraktikkan apa yang sudah dipelajari pada sesi kedua kegiatan ini. 

Pada kelas tata busana misalnya, para peserta diajak untuk mempraktikkan cara mengenakan kain jarik beserta dengan melipat wiru. Selain itu, di kelas membatik para peserta juga berkesempatan membuat batik dengan motif yang mereka inginkan dan nantinya hasil karya tersebut dapat mereka bawa pulang. 

Tidak terbatas pada kelas tata busana dan membatik, hampir semua kelas pada kegiatan Jogja Istimewa melakukan praktik di kelas masing – masing sehingga para peserta dapat mencoba sendiri apa yang telah dipelajari. 

Kegiatan ini membantu mahasiswa baru UAJY lebih memahami Kota Yogyakarta sebagai tempat tinggal mereka selama menempuh studi di UAJY. “Perkembangan program Jogja Istimewa semakin baik. Dengan turun ke lapangan seperti ke Kraton, penyebaran informasi mengenai Yogyakarta semakin mendalam dan berdampak bagi mahasiswa,” ungkap Redhita, salah satu pendamping kelompok Jogist.