Mengenal Berbagai Budaya Dunia Melalui Festival Cross Cultural Understanding


Kantor Pelatihan Bahasa dan Budaya Universitas Atma Jaya Yogyakarta menyelenggarakan Festival Cross Cultural Understanding (CCU) pada Kamis, 30 Mei 2024, bertempat di Lobby Gedung Bonaventura, Kampus  III UAJY. Festival tersebut merupakan rangkaian acara KPBB Fest 2024. Tahun ini, Festival CCU menghadirkan berbagai stand yang menampilkan kekayaan budaya dari berbagai negara, yaitu Daebak, Nihon Suki, Deutsch, Multikultur, More than Words, Wo Xiang Ni, Hola Espana, dan Ciao Belo.

Dalam festival tersebut juga terdapat penampilan budaya dari para mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang tergabung dalam komunitas kebudayaan Seni Budaya Nusantara (SBN) dan Atma Jaya Dance Crew (ACDC) yang menampilkan Butterbee dan Centerfolks. SBN menampilkan tarian kolosal Gita Bhavana Nusantara yang berarti semangat persatuan nusantara dari beberapa daerah di Indonesia, yaitu Dayak, Nias, Minahasa, Nusa Tenggara Timur, Batak, Toraja, dan Papua. ACDC Butterbee turut menampilkan kebudayaan Korea berupa K-Pop Dance, sedangkan ACDC Centerfolks menghadirkan tarian modern dengan sentuhan musik koplo khas Indonesia. 

Hadirnya penampilan berbagai budaya tersebut menjadi ajang yang sempurna bagi Kantor Pelatihan Bahasa dan Budaya dalam memperkenalkan budaya dari berbagai penjuru dunia, baik kepada mahasiswa UAJY maupun masyarakat.

Stand Daebak menampilkan pembuatan “Sajaseongeo”

Dalam stand Daebak, pengunjung diajak untuk belajar membuat kaligrafi “Sajaseongeo”. Peserta diajak untuk memilih idiom atau pepatah Korea yang mereka sukai dan menuliskannya di atas selembar kertas yang dapat mereka bawa pulang.

Nihon Suki menampilkan pembuatan “Shodo”

Stand Nihon Suki mengajak para pengunjung untuk membuat kaligrafi Jepang “Shodo”. Seni Shodo sangat terkenal, yaitu menulis huruf kanji menggunakan kuas yang dicelupkan ke dalam tinta. Pengunjung diajarkan teknik dasar menulis kaligrafi, termasuk cara memegang kuas dan mengatur tekanan.

Wo Xiang Ni menampilkan pembuatan lampion

Di stand Wo Xiang Ni, pengunjung dapat belajar membuat lampion dan origami. Dalam budaya China, lampion yang indah dan berwarna-warni melambangkan harapan dan kebahagiaan.

Hola Espana menampilkan pembuatan “Tortilla”

Stand Hola Espana menawarkan kepada para pengunjung untuk mencoba praktik kuliner membuat Tortilla, makanan tradisional Spanyol yang terkenal lezat. Di stand tersebut dijelaskan sejarah Tortilla dan tips cara membuatnya dengan mudah. Peserta juga dapat mencicipi Tortilla yang dibuat dalam Festival CCU.

More Than Words menampilkan permainan “Lempar Bola”

Stand More than Words menawarkan permainan lempar bola yang menyenangkan. Selain bermain, pengunjung juga dapat berinteraksi dalam bahasa Inggris guna menambah wawasan dan keterampilan berbahasa mereka dengan cara interaktif yang menyenangkan.

Multikultur menampilkan permainan “Tebak Bendera” dan “Snack Tradisional”

Stand Multikultur menghadirkan permainan tebak bendera dan berbagai snack tradisional Indonesia, antara lain lupis dan getuk. Pengunjung diajak untuk menebak bendera dari berbagai negara dan menguji pengetahuan mereka tentang dunia. Selain itu, untuk memperkenalkan keanekaragaman kuliner Indonesia, para pengunjung dipersilakan mencicipi berbagai snack tradisional lezat yang disediakan dalam stand tersebut.  

Ciao Bello dengan kuis Wawasan Italia “Funfact”

Stand Ciao Bello menawarkan kuis funfact tentang Italia yang menarik. Pengunjung diajak untuk menjawab pertanyaan seputar budaya, sejarah, dan fakta menarik tentang Italia.

Deutsch menampilkan kuis Wawasan Jerman “Funfact”

Stand Deutsch menghadirkan kuis funfact tentang Jerman. Pengunjung di stand Deutsch diajak untuk menjawab pertanyaan seputar budaya, sejarah, dan fakta menarik tentang Jerman. Pengunjung juga diberikan informasi tentang program-program beasiswa maupun pertukaran pelajar yang diadakan oleh Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD).