<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Student Staff, Author at KPBB UAJY</title>
	<atom:link href="http://kpbb.uajy.ac.id/author/sskpbb/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kpbb.uajy.ac.id/author/sskpbb/</link>
	<description>Kantor Pelatihan Bahasa dan Budaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Apr 2026 10:50:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2025/04/cropped-converted_image-32x32.png</url>
	<title>Student Staff, Author at KPBB UAJY</title>
	<link>http://kpbb.uajy.ac.id/author/sskpbb/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Easter Celebration: Rayakan Sukacita Paskah Lewat Games</title>
		<link>http://kpbb.uajy.ac.id/easter-celebration-rayakan-sukacita-paskah-lewat-games/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Student Staff]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 10:50:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kpbb.uajy.ac.id/?p=10817</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam rangka menyemarakkan perayaan Paskah, Kantor Pelatihan Bahasa &#38; Budaya (KPBB) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) mengadakan kegiatan Easter Celebration bersama mahasiswa pada Jumat, 10 April 2026. Bertempat di Ruang &#8230;</p>
<p>The post <a href="http://kpbb.uajy.ac.id/easter-celebration-rayakan-sukacita-paskah-lewat-games/">Easter Celebration: Rayakan Sukacita Paskah Lewat Games</a> appeared first on <a href="http://kpbb.uajy.ac.id">KPBB UAJY</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1660-1-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-10836" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1660-1-1-1024x683.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1660-1-1-300x200.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1660-1-1-768x512.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1660-1-1-1536x1024.jpg 1536w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1660-1-1-2048x1365.jpg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Dalam rangka menyemarakkan perayaan Paskah, Kantor Pelatihan Bahasa &amp; Budaya (KPBB) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) mengadakan kegiatan <em>Easter Celebration</em> bersama mahasiswa pada Jumat, 10 April 2026. Bertempat di Ruang Princeton, Kampus III Bonaventura UAJY, acara ini diikuti oleh 30 mahasiswa dari berbagai fakultas dan berlangsung dari pukul 12.00 hingga 15.00 WIB.<br><br>Kegiatan ini dirancang sebagai ruang kebersamaan yang tidak hanya menghadirkan keseruan, tetapi juga menjadi momen refleksi bagi para peserta. Melalui berbagai aktivitas interaktif, mahasiswa diajak untuk menjalin relasi baru sekaligus merayakan makna Paskah dalam suasana yang hangat dan penuh energi.<br><br>Sejak sebelum acara dimulai, para peserta sudah terlihat memadati lokasi. Antusiasme tersebut tetap terjaga hingga kegiatan berakhir, meskipun acara berlangsung selama lebih dari tiga jam di tengah waktu siang hari. Hal ini menunjukkan tingginya minat mahasiswa dalam mengikuti kegiatan yang dikemas dengan konsep santai namun bermakna.<br><br>Acara dibuka dengan sesi sharing singkat bersama Lady Dorothy, <em>Princeton in Asia Fellow</em>. Dalam dua bahasa: Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, Lady mengajak peserta untuk melihat Paskah sebagai simbol harapan dan kehidupan baru. Ia menekankan bahwa Paskah mencerminkan kasih yang tidak bersyarat—kasih yang tetap hadir meskipun menghadapi penolakan dan penderitaan. Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa Paskah mengajarkan bahwa setiap akhir bukanlah penutup segalanya, melainkan kesempatan untuk bangkit kembali menjadi pribadi yang baru yang lebih baik.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1483-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-10837" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1483-1-1024x683.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1483-1-300x200.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1483-1-768x512.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1483-1-1536x1024.jpg 1536w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1483-1-2048x1365.jpg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Setelah sesi pembukaan, suasana acara beralih menjadi lebih dinamis melalui berbagai permainan bertema Paskah. Sesi pembuka diawali dengan permainan<em> Egg Relay</em>. Dalam permainan ini, peserta dibagi menjadi tiga kelompok dan ditantang untuk memindahkan telur menggunakan “jembatan” yang dibuat dari lembaran kertas milik masing-masing anggota. Tantangan ini menuntut kerja sama tim dan komunikasi yang efektif agar telur dapat berpindah tanpa terjatuh.<br></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1505-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-10838" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1505-1-1024x683.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1505-1-300x200.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1505-1-768x512.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1505-1-1536x1024.jpg 1536w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1505-1-2048x1365.jpg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Keseruan tidak berhenti di situ. Permainan lain seperti <em>Grab the Egg</em> dan <em>Toss the Egg</em> turut memeriahkan suasana. <em>Grab the Egg </em>merupakan permainan individu di mana dua peserta saling berebut satu telur tanpa merusaknya. Sementara itu, <em>Toss the Egg</em> dimainkan secara berpasangan dengan cara melempar dan menangkap telur tanpa menjatuhkannya. Ketiga permainan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mendorong interaksi antar peserta.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1533-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-10839" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1533-1-1024x683.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1533-1-300x200.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1533-1-768x512.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1533-1-1536x1024.jpg 1536w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1533-1-2048x1365.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Setelah jeda makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan <em>Easter Egg Hunt</em> yang berlangsung di area Lobby Kampus III. Dalam permainan ini, peserta berburu telur yang telah disebar di berbagai titik. Dari sekian banyak telur yang tersedia, terdapat dua <em>Golden Egg</em> yang menjadi target utama. Peserta yang berhasil menemukan telur emas tersebut dinyatakan sebagai pemenang.<br><br>Sepanjang rangkaian permainan, suasana terasa hidup dengan gelak tawa dan semangat kompetitif yang tetap santai. Selain sebagai hiburan, aktivitas ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk saling mengenal dan membangun koneksi baru. Para pemenang dari setiap permainan pun mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan kerja sama mereka.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1588-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-10840" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1588-1-1024x683.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1588-1-300x200.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1588-1-768x512.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1588-1-1536x1024.jpg 1536w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1588-1-2048x1365.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Memasuki sesi akhir, suasana acara kembali dibuat lebih tenang melalui kegiatan refleksi pribadi. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk merenungkan makna Paskah secara lebih mendalam. Refleksi dilakukan dalam suasana hening, dengan tujuan membantu peserta memahami pesan Paskah dalam kehidupan mereka serta membangun komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik dengan meninggalkan kebiasaan lama serta membangun komitmen untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.<br><br>Selain refleksi, peserta juga mengikuti <em>Egg Painting Contest</em> sebagai penutup rangkaian kegiatan. Berbeda dari permainan sebelumnya yang penuh gerak dan energi, lomba ini lebih menekankan pada kreativitas, ketelitian, dan kerja sama tim. Para peserta mewarnai telur serta menghias telur dengan berbagai gaya unik, menghasilkan karya yang menarik dan penuh warna.<br><br>Acara kemudian ditutup pada pukul 15.00 WIB dengan pembagian hadiah kepada para pemenang. Tidak hanya membawa pulang hadiah, para peserta juga membawa pengalaman berharga dari kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1655-1-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-10842" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1655-1-1-1024x683.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1655-1-1-300x200.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1655-1-1-768x512.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1655-1-1-1536x1024.jpg 1536w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_1655-1-1-2048x1365.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Kesan positif pun datang dari para peserta. Tata, mahasiswa Fakultas Teknobiologi angkatan 2022, mengungkapkan, “Kegiatan ini sangat menyenangkan. Saya merasa bahwa permainan yang ada mendorong peserta untuk bekerja sama dan berinteraksi dengan teman baru, meskipun sebelumnya belum saling mengenal.”<br><br>“Menurutku kegiatannya seru banget sih. Karena banyak banget games yang membuat kita harus kolaborasi dan kerjasama dengan teman-teman baru. Walaupun awalnya gak saling kenal, karena games ini kita bisa seru-seruan dan kenal sama teman baru.” <br><br>Hal serupa juga disampaikan oleh Wiya, mahasiswa Fakultas Arsitektur angkatan 2023. “Tadi ada sharing singkat tentang Easter, di mana aku belum terlalu paham maknanya. Sesi sharing ini buat aku bisa belajar. Selain itu juga, banyak main games seru, kayak <em>Grab the Egg </em>dan <em>Toss the Egg</em>. Excited juga karena bisa menang dan dapat hadiah.”</p>


<div class="wp-block-post-author"><div class="wp-block-post-author__avatar"><img alt='' src='https://secure.gravatar.com/avatar/208e6f39b3be328a86da1aa8dbe5357b1f38e6c8f2b7a408607a751418fa7daf?s=48&#038;d=mm&#038;r=g' srcset='https://secure.gravatar.com/avatar/208e6f39b3be328a86da1aa8dbe5357b1f38e6c8f2b7a408607a751418fa7daf?s=96&#038;d=mm&#038;r=g 2x' class='avatar avatar-48 photo' height='48' width='48' /></div><div class="wp-block-post-author__content"><p class="wp-block-post-author__byline">Gradciano Madomi Jawa</p><p class="wp-block-post-author__name">Student Staff</p></div></div><p>The post <a href="http://kpbb.uajy.ac.id/easter-celebration-rayakan-sukacita-paskah-lewat-games/">Easter Celebration: Rayakan Sukacita Paskah Lewat Games</a> appeared first on <a href="http://kpbb.uajy.ac.id">KPBB UAJY</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Asing KPBB Memeriahkan Merti Dusun di Kemadang</title>
		<link>http://kpbb.uajy.ac.id/mahasiswa-asing-kpbb-memeriahkan-merti-dusun-di-kemadang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Student Staff]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 08:55:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kpbb.uajy.ac.id/?p=10824</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pagi di Kemadang, Tanjungsari, Gunung Kidul, Rabu (22/04), dibuka dengan langit cerah dan udara yang hangat. Jalanan desa mulai ramai sejak pagi, menandakan ada sesuatu yang tengah dipersiapkan. Warga lalu &#8230;</p>
<p>The post <a href="http://kpbb.uajy.ac.id/mahasiswa-asing-kpbb-memeriahkan-merti-dusun-di-kemadang/">Mahasiswa Asing KPBB Memeriahkan Merti Dusun di Kemadang</a> appeared first on <a href="http://kpbb.uajy.ac.id">KPBB UAJY</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="575" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2181-1-1024x575.jpg" alt="" class="wp-image-10825" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2181-1-1024x575.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2181-1-300x169.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2181-1-768x431.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2181-1-1536x863.jpg 1536w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2181-1-2048x1150.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Pagi di Kemadang, Tanjungsari, Gunung Kidul, Rabu (22/04), dibuka dengan langit cerah dan udara yang hangat. Jalanan desa mulai ramai sejak pagi, menandakan ada sesuatu yang tengah dipersiapkan. Warga lalu lalang dengan pakaian adat, sebagian membawa hasil bumi, sebagian lain menyiapkan atribut yang akan diarak. Hari itu, Merti Dusun kembali digelar, sebuah tradisi tahunan yang bukan hanya menjadi milik warga, tetapi juga terbuka bagi para tamu, termasuk mahasiswa-mahasiswi Program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) dari KPBB yang diundang untuk ikut merasakan langsung pengalaman budaya ini, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.</p>



<p>Sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB, rangkaian acara dimulai dengan kirab, arak-arakan yang bergerak dari titik awal menuju balai desa. Kirab ini menghadirkan berbagai wujud kreativitas warga. Ada yang mengenakan busana adat sederhana, ada pula yang membawa replika hewan seperti sapi dan naga. Tidak sedikit pula yang menggotong hasil bumi, serta menampilkan simbol-simbol alam yang merepresentasikan kehidupan desa. Di tengah arak-arakan, kesenian tradisional seperti jathilan ikut menghidupkan suasana, mengiringi langkah peserta sepanjang perjalanan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="575" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2096-1-1024x575.jpg" alt="" class="wp-image-10827" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2096-1-1024x575.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2096-1-300x169.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2096-1-768x431.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2096-1.jpg 1296w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Setibanya di balai desa yang berpusat di area pendopo joglo, kirab disambut dengan penampilan jathilan secara bergantian dari tiap perwakilan dusun. Denting gamelan dan gerak dinamis para penari menciptakan suasana yang penuh energi. Setelah itu, acara berlanjut ke bagian inti dengan sambutan dari perangkat desa, dilanjutkan pembacaan sejarah Kemadang. Tradisi Merti Dusun ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada pendiri desa sekaligus ungkapan syukur atas hasil bumi yang diperoleh masyarakat.</p>



<p>Memasuki siang hari, suasana berubah menjadi lebih hangat ketika warga dan tamu berkumpul untuk makan bersama. Bingkisan berisi nasi gurih sederhana dan ayam kampung dibagikan, sementara sebagian warga menikmati hidangan serupa di tempat. Kebersamaan terasa begitu kuat dalam momen ini, seolah menghapus batas antara warga lokal dan para tamu yang datang.</p>



<p>Di tengah kebersamaan itu, langit yang sejak pagi cerah perlahan berubah. Hujan turun saat acara makan berlangsung, membuat sebagian orang bergegas mencari tempat berteduh, sementara yang lain tetap melanjutkan makan dengan santai. Alih-alih mengganggu, hujan justru menambah kesan hangat pada momen tersebut, seakan menjadi bagian dari pengalaman yang tak terpisahkan dari hari itu.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="575" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2151-1-1024x575.jpg" alt="" class="wp-image-10828" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2151-1-1024x575.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2151-1-300x169.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2151-1-768x431.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2151-1.jpg 1296w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Kesan mendalam juga dirasakan oleh para mahasiswa internasional yang hadir. Seorang mahasiswa asal Amerika Serikat, Lady Dorothy Elli, peserta program Princeton in Asia Fellowship mengaku, “Saya sangat menikmati pengalaman ini, meskipun merasa lelah setelah mengikuti seluruh rangkaian acara.”</p>



<p>“Seru banget. Dan jujur sekarang aku capek banget, tapi aku juga mengapresiasi orang-orang yang tinggal di sini dan membuat acara ini. Karena aku juga mengingat dan harus berpikir semua hal-hal yang harus dipersiapkan untuk acara ini. Jadi aku sangat mengapresiasi mereka dan aku juga&#8230; <em>Enjoy </em>banget hari ini. Dan semoga semua mahasiswa asing dari Papua Nugini, dari Timor Leste, dan negara-negara lain juga bisa <em>enjoy </em>hari ini dan menikmati,” ungkap Lady kepada KPBB (22/04).</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="575" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2247-2-1024x575.jpg" alt="" class="wp-image-10830" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2247-2-1024x575.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2247-2-300x169.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2247-2-768x431.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2247-2.jpg 1296w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Pengalaman serupa juga oleh Nuansa Asa, salah satu staf yang mendampingi para mahasiswa BIPA. Ia menyebut bahwa interaksi antara mahasiswa internasional dan warga menjadi bagian paling berkesan dalam kegiatan ini. “Acara berkesan karena setiap mendampingi kegiatan merti dusun ini saya selalu menyaksikan bagaimana setiap peserta BIPA sangat antusias mengenal dan mempelajari budaya lokal. Juga masyarakat lokal yang juga antusias saat mendapat kunjungan orang asing,” ujarnya.</p>



<p>Rangkaian Merti Dusun ini akan selalu diadakan setiap tahun dengan bulan yang berbeda. Tahun lalu di bulan Agustus, tahun ini di bulan April.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="575" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2244-1-1-1024x575.jpg" alt="" class="wp-image-10831" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2244-1-1-1024x575.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2244-1-1-300x169.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2244-1-1-768x431.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2244-1-1.jpg 1296w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>


<div class="wp-block-post-author"><div class="wp-block-post-author__avatar"><img alt='' src='https://secure.gravatar.com/avatar/208e6f39b3be328a86da1aa8dbe5357b1f38e6c8f2b7a408607a751418fa7daf?s=48&#038;d=mm&#038;r=g' srcset='https://secure.gravatar.com/avatar/208e6f39b3be328a86da1aa8dbe5357b1f38e6c8f2b7a408607a751418fa7daf?s=96&#038;d=mm&#038;r=g 2x' class='avatar avatar-48 photo' height='48' width='48' /></div><div class="wp-block-post-author__content"><p class="wp-block-post-author__byline">Dulce Maria Bella Natalie</p><p class="wp-block-post-author__name">Student Staff</p></div></div><p>The post <a href="http://kpbb.uajy.ac.id/mahasiswa-asing-kpbb-memeriahkan-merti-dusun-di-kemadang/">Mahasiswa Asing KPBB Memeriahkan Merti Dusun di Kemadang</a> appeared first on <a href="http://kpbb.uajy.ac.id">KPBB UAJY</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Fakultas Hukum dan Fakultas Teknobiologi UAJY Rasakan Budaya Jogja di Kraton</title>
		<link>http://kpbb.uajy.ac.id/mahasiswa-fakultas-hukum-dan-fakultas-teknobiologi-uajy-rasakan-budaya-jogja-di-kraton/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Student Staff]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 03:38:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kpbb.uajy.ac.id/?p=10815</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pagi itu, langit Yogyakarta tampak cerah dengan sinar matahari yang cukup terik sejak awal hari (18/04). Namun, teriknya cuaca tidak mematahkan semangat mahasiswa Fakultas Teknobiologi dan Fakultas Hukum Universitas Atma &#8230;</p>
<p>The post <a href="http://kpbb.uajy.ac.id/mahasiswa-fakultas-hukum-dan-fakultas-teknobiologi-uajy-rasakan-budaya-jogja-di-kraton/">Mahasiswa Fakultas Hukum dan Fakultas Teknobiologi UAJY Rasakan Budaya Jogja di Kraton</a> appeared first on <a href="http://kpbb.uajy.ac.id">KPBB UAJY</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_6359-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-10818" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_6359-1-1024x683.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_6359-1-300x200.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_6359-1-768x512.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_6359-1-1536x1024.jpg 1536w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_6359-1-2048x1365.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Pagi itu, langit Yogyakarta tampak cerah dengan sinar matahari yang cukup terik sejak awal hari (18/04). Namun, teriknya cuaca tidak mematahkan semangat mahasiswa Fakultas Teknobiologi dan Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Tepat pukul 07.30 WIB, para mahasiswa yang memulai studinya pada tahun 2025 ini mulai berkumpul di dua titik, yaitu Keben Keraton dan Yayasan Among Beksa. Kegiatan bertajuk “Jogja Istimewa” ini menjadi salah satu upaya Universitas Atma Jaya Yogyakarta untuk mengenalkan nilai-nilai budaya Yogyakarta secara lebih dekat melalui pengalaman langsung di lapangan. Program ini diselenggarakan oleh Kantor Pelatihan Bahasa dan Budaya dan merupakan pelaksanaan gelombang ketiga, setelah sebelumnya sukses melibatkan mahasiswa dari Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Fakultas Kedokteran, serta Fakultas Teknik Industri.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2010-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-10819" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2010-1-1024x683.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2010-1-300x200.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2010-1-768x512.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2010-1-1536x1024.jpg 1536w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2010-1-2048x1365.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Mahasiswa yang berkumpul di kawasan Keraton kemudian diarahkan masuk ke dalam area dan dibagi ke dalam tiga lokasi utama, yaitu Kamandungan, Kasatriyan, dan Gadri. Di setiap lokasi, mereka mengikuti berbagai aktivitas budaya yang telah disiapkan, mulai dari pengenalan unggah-ungguh di Yogyakarta hingga praktik langsung tradisi yang masih dilestarikan hingga kini. Sementara itu, mahasiswa yang berada di Among Beksa memulai kegiatan dengan sesi materi bersama dosen, yang membahas keistimewaan Yogyakarta dari sisi budaya dan sejarah.<br><br>Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian peserta adalah Jemparingan, sebuah tradisi panahan khas Yogyakarta yang memiliki nilai filosofi mendalam. Berbeda dari panahan biasa, Jemparingan dilakukan dengan posisi duduk bersila dan menekankan ketenangan serta fokus batin. Bagi sebagian besar mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman pertama yang tidak hanya menantang, tetapi juga menyenangkan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_6283-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-10820" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_6283-1-1024x683.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_6283-1-300x200.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_6283-1-768x512.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_6283-1-1536x1024.jpg 1536w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_6283-1-2048x1365.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Antusiasme tersebut terlihat dari testimoni beberapa peserta. Cinta, mahasiswa Fakultas Hukum, mengaku, “Kegiatan ini terasa sangat seru karena memberikan pengalaman baru yang belum pernah saya coba sebelumnya.” <br><br>Hal serupa juga disampaikan oleh Banyu Wimala, “Saya merasa Jemparingan menjadi aktivitas yang unik dan berbeda dari kegiatan sehari-hari.” <br><br>Sementara itu, Rainer Fabian menambahkan, “Meskipun awalnya belum pernah mencoba memanah, pengalaman pertamanya justru terasa menyenangkan dan membuat saya ingin mencoba lagi.”</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_9561-1-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-10821" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_9561-1-1024x768.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_9561-1-300x225.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_9561-1-768x576.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_9561-1-1536x1152.jpg 1536w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_9561-1-2048x1536.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang budaya secara teoritis, tetapi juga merasakannya secara langsung. Interaksi dengan praktik budaya seperti jemparingan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai nilai kesabaran, konsentrasi, dan keseimbangan diri yang menjadi bagian dari filosofi masyarakat Yogyakarta.<br><br>Program Jogja Istimewa ini menjadi ruang pembelajaran alternatif yang mempertemukan mahasiswa dengan budaya lokal secara lebih hidup. Dengan suasana yang santai namun tetap edukatif, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan apresiasi generasi muda terhadap kekayaan budaya Indonesia, khususnya Yogyakarta, sekaligus mempererat kebersamaan antar mahasiswa lintas fakultas.</p>


<div class="wp-block-post-author"><div class="wp-block-post-author__avatar"><img alt='' src='https://secure.gravatar.com/avatar/208e6f39b3be328a86da1aa8dbe5357b1f38e6c8f2b7a408607a751418fa7daf?s=48&#038;d=mm&#038;r=g' srcset='https://secure.gravatar.com/avatar/208e6f39b3be328a86da1aa8dbe5357b1f38e6c8f2b7a408607a751418fa7daf?s=96&#038;d=mm&#038;r=g 2x' class='avatar avatar-48 photo' height='48' width='48' /></div><div class="wp-block-post-author__content"><p class="wp-block-post-author__byline">Dulce Maria Bella Natalie</p><p class="wp-block-post-author__name">Student Staff</p></div></div><p>The post <a href="http://kpbb.uajy.ac.id/mahasiswa-fakultas-hukum-dan-fakultas-teknobiologi-uajy-rasakan-budaya-jogja-di-kraton/">Mahasiswa Fakultas Hukum dan Fakultas Teknobiologi UAJY Rasakan Budaya Jogja di Kraton</a> appeared first on <a href="http://kpbb.uajy.ac.id">KPBB UAJY</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menyatu dengan Budaya Jogja,  Ratusan Mahasiswa UAJY Ikuti Jogist 2026 di Keraton Yogyakarta</title>
		<link>http://kpbb.uajy.ac.id/menyatu-dengan-budaya-jogja-ratusan-mahasiswa-uajy-ikuti-jogist-2026-di-keraton-yogyakarta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Student Staff]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2026 07:01:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kpbb.uajy.ac.id/?p=10804</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sekitar 450 lebih mahasiswa dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) dan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) tampak memenuhi kawasan Keraton Yogyakarta pada Sabtu pagi (14/3/2026). Sejak pukul 08.00 &#8230;</p>
<p>The post <a href="http://kpbb.uajy.ac.id/menyatu-dengan-budaya-jogja-ratusan-mahasiswa-uajy-ikuti-jogist-2026-di-keraton-yogyakarta/">Menyatu dengan Budaya Jogja,  Ratusan Mahasiswa UAJY Ikuti Jogist 2026 di Keraton Yogyakarta</a> appeared first on <a href="http://kpbb.uajy.ac.id">KPBB UAJY</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_6236-1-1-1024x768.jpeg" alt="" class="wp-image-10807" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_6236-1-1-1024x768.jpeg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_6236-1-1-300x225.jpeg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_6236-1-1-768x576.jpeg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_6236-1-1.jpeg 1428w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p></p>



<p>Sekitar 450 lebih mahasiswa dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) dan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) tampak memenuhi kawasan Keraton Yogyakarta pada Sabtu pagi (14/3/2026). Sejak pukul 08.00 WIB, suasana sudah terasa hidup dengan kehadiran para peserta yang antusias mengikuti Gelombang Kedua Program Jogja Istimewa (Jogist) yang diselenggarakan oleh Kantor Pelatihan Bahasa dan Budaya (KPBB) Universitas Atma Jaya Yogyakarta.<br></p>



<p>Kegiatan ini bukan sekadar agenda kunjungan biasa. Jogist dirancang sebagai ruang belajar langsung bagi mahasiswa untuk memahami budaya Yogyakarta secara lebih dekat. Tidak hanya melalui teori, tetapi juga melalui praktik bersama para Abdi Dalem Keraton—para praktisi budaya yang telah lama mengabdikan diri dalam menjaga tradisi.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1008" height="756" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_6183-1.jpeg" alt="" class="wp-image-10810" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_6183-1.jpeg 1008w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_6183-1-300x225.jpeg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_6183-1-768x576.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1008px) 100vw, 1008px" /></figure>



<p><br>Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pemaparan materi mengenai unggah-ungguh oleh dosen pembimbing. Dalam budaya Jawa, unggah-ungguh bukan hanya sekadar aturan sopan santun, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun relasi sosial yang harmonis. Mahasiswa diajak memahami bagaimana cara menghormati orang lain, terutama yang lebih tua, serta bagaimana menempatkan diri dalam berbagai situasi sosial.<br></p>



<p>Penjelasan ini menjadi bekal penting sebelum peserta terjun langsung ke praktik budaya. Dengan pemahaman awal tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengikuti kegiatan secara teknis, tetapi juga mampu menangkap makna di balik setiap tradisi yang dipelajari.<br></p>



<p>Setelah sesi pembukaan, para peserta dibagi menjadi 13 kelompok dan ditempatkan di beberapa titik berbeda di area Keraton, yakni Bangsal Kamandungan, Bangsal Kasatriyan, Bangsal Gadri dan Sasana Hinggil. Masing-masing lokasi menghadirkan pengalaman budaya yang berbeda, membuat kegiatan terasa semakin beragam dan menarik.<br></p>



<p>Di Bangsal Kamandungan, suasana terasa lebih dinamis. Mahasiswa mencoba plinthengan dan jemparingan, dua permainan tradisional khas Mataram berupa ketapel dan panahan. Selain itu, beberapa kelompok juga mempelajari Seni Pewayangan dan Pedalangan. Mereka tidak hanya dikenalkan pada tokoh-tokoh wayang dan sejarahnya, tetapi juga diajak memahami filosofi yang terkandung di dalamnya serta cara memainkan instrumen dalam pertunjukan.<br></p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1008" height="756" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_6202-1.jpeg" alt="" class="wp-image-10808" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_6202-1.jpeg 1008w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_6202-1-300x225.jpeg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_6202-1-768x576.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1008px) 100vw, 1008px" /></figure>



<p>Berbeda dengan Kamandungan, suasana di Sasana Hinggil terasa lebih tenang dan penuh konsentrasi. Di sini, mahasiswa laki-laki mempelajari Tari Putra: Flashmob Beksan Wanara, dan mahasiswi putri menarikan Tari Putri Nawung Sekar. Meski gerakannya terlihat sederhana, tarian ini ternyata membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan penghayatan yang mendalam. Setiap gerakan tangan dan langkah kaki memiliki arti tersendiri.<br></p>



<p>Tak jarang, suasana latihan diwarnai tawa ketika peserta kesulitan mengikuti gerakan. Namun seiring waktu, mereka mulai menemukan ritme dan tampil lebih percaya diri. Momen ini menjadi salah satu bagian paling berkesan karena memperlihatkan proses belajar yang tidak hanya serius, tetapi juga menyenangkan.<br></p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="864" height="486" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_5336-1.jpg" alt="" class="wp-image-10809" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_5336-1.jpg 864w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_5336-1-300x169.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_5336-1-768x432.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 864px) 100vw, 864px" /></figure>



<p>Sementara itu, di Bangsal Kasatriyan, mahasiswa diajak mengenal Lebdaswara, seni menyanyi khas Yogyakarta. Lantunan nada yang pelan dan teratur menciptakan suasana yang khidmat. Awalnya, beberapa peserta terlihat malu untuk bersuara. Namun perlahan, rasa canggung tersebut menghilang saat suara mereka mulai berpadu dalam harmoni.<br></p>



<p>Di lokasi lain, yakni Gadri, peserta mempelajari Tata Busana Tradisional. Mereka diperlihatkan bagaimana setiap lipatan kain dan penggunaan aksesori memiliki aturan sekaligus makna tertentu. Hal ini membuka wawasan bahwa busana tradisional bukan sekadar penampilan, melainkan juga sarat nilai budaya. Mahasiswa dibagi menjadi kelompok-kelompok terdiri dari tiga sampai emapt orang untuk mempermudah membuat wiru dan memakai kain jarik-nya.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="864" height="576" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_5621-2.jpg" alt="" class="wp-image-10812" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_5621-2.jpg 864w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_5621-2-300x200.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_5621-2-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 864px) 100vw, 864px" /></figure>



<p>Bagi mahasiswa yang berasal dari luar Yogyakarta, pengalaman ini terasa sangat berkesan. Jogist menjadi pintu awal bagi mereka untuk mengenal budaya lokal secara lebih mendalam. </p>



<p>Dimas, mahasiswa asal Palembang, mengungkapkan, “Seru sekali mengikuti kegiatan ini. Saya berkesempatan mencoba plinthengan bersama Abdi Dalem dan merasakan langsung pengalaman memainkan permainan tradisional yang sebelumnya belum pernah saya coba.”<br></p>



<p>Hal serupa juga dirasakan oleh Wiwin, mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mengikuti kegiatan jemparingan. Ia mengaku, “Saya sangat terkesan dengan pengalaman belajar budaya secara langsung di Keraton.” Baginya, kegiatan ini menjadi pengalaman pertama yang membuka pandangannya terhadap kekayaan budaya Yogyakarta.<br></p>



<p>Menurutnya, “Kesempatan untuk belajar langsung dari para Abdi Dalem memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan hanya mempelajari budaya melalui buku atau kelas.” Ia juga mengaku menjadi lebih tertarik untuk mempelajari budaya-budaya baru selama berada di Yogyakarta.<br></p>



<p>Melalui Jogist 2026, KPBB UAJY berhasil menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya informatif, tetapi juga menyenangkan dan berkesan. Program ini menunjukkan bahwa memahami budaya tidak harus selalu melalui teori, tetapi juga bisa melalui pengalaman langsung yang melibatkan interaksi, praktik, dan refleksi.<br></p>



<p>Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Yogyakarta bukan hanya dikenal sebagai kota pelajar, tetapi juga sebagai kota yang kaya akan nilai budaya. Bagi para mahasiswa, Jogist bukan sekadar kegiatan satu hari, melainkan pengalaman yang meninggalkan kesan mendalam dan memperluas cara pandang mereka terhadap keberagaman budaya di Indonesia.</p>


<div class="wp-block-post-author"><div class="wp-block-post-author__avatar"><img alt='' src='https://secure.gravatar.com/avatar/208e6f39b3be328a86da1aa8dbe5357b1f38e6c8f2b7a408607a751418fa7daf?s=48&#038;d=mm&#038;r=g' srcset='https://secure.gravatar.com/avatar/208e6f39b3be328a86da1aa8dbe5357b1f38e6c8f2b7a408607a751418fa7daf?s=96&#038;d=mm&#038;r=g 2x' class='avatar avatar-48 photo' height='48' width='48' /></div><div class="wp-block-post-author__content"><p class="wp-block-post-author__byline">Gradciano Madomi Jawa</p><p class="wp-block-post-author__name">Student Staff</p></div></div>


<p><br><br></p>



<p></p>
<p>The post <a href="http://kpbb.uajy.ac.id/menyatu-dengan-budaya-jogja-ratusan-mahasiswa-uajy-ikuti-jogist-2026-di-keraton-yogyakarta/">Menyatu dengan Budaya Jogja,  Ratusan Mahasiswa UAJY Ikuti Jogist 2026 di Keraton Yogyakarta</a> appeared first on <a href="http://kpbb.uajy.ac.id">KPBB UAJY</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hujan Turun, Barongsai Tetap Gas di UAJY!</title>
		<link>http://kpbb.uajy.ac.id/hujan-turun-barongsai-tetap-gas-di-uajy/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Student Staff]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 08:15:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kpbb.uajy.ac.id/?p=10794</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langit Yogyakarta tampak mendung ketika jarum jam mendekati pukul 16.00 pada Rabu (4/3). Meski cuaca tidak terlalu bersahabat, penonton yang ingin menyaksikan pertunjukan tetap berdatangan ke halaman depan Gedung Thomas &#8230;</p>
<p>The post <a href="http://kpbb.uajy.ac.id/hujan-turun-barongsai-tetap-gas-di-uajy/">Hujan Turun, Barongsai Tetap Gas di UAJY!</a> appeared first on <a href="http://kpbb.uajy.ac.id">KPBB UAJY</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-04-at-5.37.50-PM-1024x768.jpeg" alt="" class="wp-image-10798" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-04-at-5.37.50-PM-1024x768.jpeg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-04-at-5.37.50-PM-300x225.jpeg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-04-at-5.37.50-PM-768x576.jpeg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-04-at-5.37.50-PM.jpeg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Langit Yogyakarta tampak mendung ketika jarum jam mendekati pukul 16.00 pada Rabu (4/3). Meski cuaca tidak terlalu bersahabat, penonton yang ingin menyaksikan pertunjukan tetap berdatangan ke halaman depan Gedung Thomas Aquinas, Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY). Sore itu, Kantor Pelatihan Bahasa dan Budaya (KPBB) UAJY mengadakan perayaan Imlek dengan menghadirkan pertunjukan barongsai dan liong dari Paguyuban Naga Barongsai Singa Mataram Yogyakarta. Tabuhan musik mulai terdengar dan langsung menarik perhatian penonton. Lima barongsai dengan warna mencolok—merah, pink, hitam, kuning, dan oranye—muncul bergantian. Gerakan yang lincah membuat penonton semakin mendekat ke area pertunjukan. Banyak yang mengeluarkan ponsel untuk merekam, sementara anak-anak yang ikut menonton terlihat paling antusias.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0591-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-10799" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0591-1-1024x683.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0591-1-300x200.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0591-1-768x512.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0591-1.jpg 1296w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Setelah penampilan pertama, panitia mengadakan sesi tanya jawab. Penonton yang bisa menjawab pertanyaan dengan benar mendapat hadiah dari UAJY. Suasana jadi semakin ramai ketika beberapa peserta berhasil menjawab dengan tepat. Namun, hujan yang sejak awal mengancam akhirnya benar-benar turun. Awalnya hanya rintik, tetapi kemudian semakin deras. Panitia langsung bergerak cepat dan memindahkan pertunjukan ke dalam lobi gedung. Shafa, penanggung jawab perayaan Imlek 2026 dari Kantor Pelatihan Bahasa dan Budaya (KPBB), mengaku sempat waswas saat hujan mulai turun. Padahal, ia dan tim telah menyiapkan acara ini sejak pertengahan Januari.</p>



<p><br>“Jujur sempat khawatir karena hujan, tapi puji Tuhan lobi Kampus 2 cukup luas jadi tim barongsai masih bisa tampil,” ujarnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0843-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-10800" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0843-1024x683.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0843-300x200.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0843-768x512.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0843.jpg 1296w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p><br>Menurut Shafa, sempat ada kendala saat memindahkan perlengkapan karena lantai menjadi licin. Meski begitu, acara tetap berjalan. Bagi Shafa yang baru pertama kali menjadi penanggung jawab kegiatan, pengalaman ini menjadi pembelajaran baru. Di dalam lobi, penonton tetap memadati area pertunjukan. Reta, Desty, dan Mei, mahasiswi Fakultas Bisnis dan Ekonomika UAJY angkatan 2025 program studi akuntansi, berdiri cukup dekat dengan para pemain. Ini menjadi pengalaman pertama mereka menonton barongsai di kampus.</p>



<p><br>“Seru,” kata Desty sambil tertawa.</p>



<p><br>“Bagus sih, keren. Semoga tahun depan ada lagi,” tambah Mei.</p>



<p><br>Reta mengaku sempat khawatir melihat kondisi lantai yang licin, apalagi ketika salah satu pemain melakukan salto.</p>



<p><br>“Tadi sempat takut mereka kepleset. Tapi ternyata mereka tetap lanjut dan kelihatan profesional,” ujarnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0913-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-10801" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0913-1024x683.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0913-300x200.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0913-768x512.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0913.jpg 1296w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p><br>Menjelang petang, hujan mulai reda. Pertunjukan kembali dipindahkan ke luar ruangan. Kali ini giliran liong yang tampil dengan gerakan meliuk mengikuti irama tabuhan. Saat liong bergerak membentuk lengkungan di udara, petasan dinyalakan sebagai bagian dari penutup pertunjukan. Suaranya memecah suasana dan langsung disambut sorakan penonton yang semakin ramai setelah hujan berhenti.<br>Raditya dan Jeffri dari Paguyuban Naga Barongsai Singa Mataram Yogyakarta mengatakan bahwa mereka sudah terbiasa tampil di berbagai acara selama musim Imlek. Tim mereka rutin berlatih setiap Rabu dan Jumat. Menurut Jeffri, hujan sering menjadi tantangan saat tampil di luar ruangan. Jika tersedia tempat di dalam ruangan, pertunjukan biasanya dipindahkan. Jika tidak, mereka harus menghentikan atraksi demi keselamatan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0977-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-10802" srcset="http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0977-1024x683.jpg 1024w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0977-300x200.jpg 300w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0977-768x512.jpg 768w, http://kpbb.uajy.ac.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0977.jpg 1296w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p><br>“Kalau ada tempat di dalam ruangan kita pindah. Kalau tidak, biasanya berhenti main,” katanya.<br>Meski sempat diguyur hujan, pertunjukan barongsai di UAJY tetap berlangsung meriah. Penonton tetap bertahan hingga akhir, dan para pemain berhasil menutup pertunjukan dengan atraksi yang menghibur.<br></p>


<div class="wp-block-post-author"><div class="wp-block-post-author__avatar"><img alt='' src='https://secure.gravatar.com/avatar/208e6f39b3be328a86da1aa8dbe5357b1f38e6c8f2b7a408607a751418fa7daf?s=48&#038;d=mm&#038;r=g' srcset='https://secure.gravatar.com/avatar/208e6f39b3be328a86da1aa8dbe5357b1f38e6c8f2b7a408607a751418fa7daf?s=96&#038;d=mm&#038;r=g 2x' class='avatar avatar-48 photo' height='48' width='48' /></div><div class="wp-block-post-author__content"><p class="wp-block-post-author__byline">Dulce Maria Bella Natalie</p><p class="wp-block-post-author__name">Student Staff</p></div></div><p>The post <a href="http://kpbb.uajy.ac.id/hujan-turun-barongsai-tetap-gas-di-uajy/">Hujan Turun, Barongsai Tetap Gas di UAJY!</a> appeared first on <a href="http://kpbb.uajy.ac.id">KPBB UAJY</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: kpbb.uajy.ac.id @ 2026-05-26 00:47:07 by W3 Total Cache
-->